Tampilkan postingan dengan label minuman kaleng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman kaleng. Tampilkan semua postingan

Bahaya Minuman Kaleng

Rabu 08.45 by rendy pratama 3 komentar

Meneguk minuman dingin dikala panas memang terasa nikmat, namun coba anda mempertimbangkan lagi efek dari mengkonsumsi minuman kaleng.Apakah baik untuk kesehatan atau malah membahayakan tubuh?. 
Kandungan gula yang terdapat pada minuman kaleng bisa menjadi momok yang menakutkan karena minuman kaleng merupakan biang keladi penyakit diabetes. 

Hal tersebut dikemukakan oleh Dr.Zachary Bloomgarden, salah seorang peneliti sekaligus professor di Mount Sinai School of Medicine, New York, Amerika Serikat. Selain kadar gula yang berbahaya dengan kadar insulinnya, gula juga mengandung kalori yang berbahaya di dalamnya. Selain itu minuman kaleng juga bisa berpotensi meningkatkan tringserida yang merupakan pemicu timbulnya peyakit jantung.

Resiko yang timbul lainnya ialah  kadar gula juga mampu menyebabkan resiko terserang darah tinggi, dan jantung koroner jika dibiarkan asyik mengkonsumsi minuman kaleng. Beberapa penelitian juga menjelaskan produk susu dan juga buah-buahan yang tersedia dalam bentuk kaleng juga tidak dianjurkan karena tidak menggunakan gula alami yang akan meningkatkan kolesterol dan lemak buruk bagi tubuh.  

Untuk menghindari penyakit kronis yang bisa menyerang kapan saja, baiknya mulai saat ini anda menghindari atau mengurangi mengkonsumsi  minuman kaleng yang dapat menyebabkan resiko yang berbahaya bagi tubuh anda.  Jika anda yang memiliki anak atau bayi juga perlu diperhatikan untuk tidak teralu sering memberikan minuman kaleng. Selain bahan pemanis yang tidak alami minuman kaleng juga mengandung bahan pengawet yang bisa mebahayakan tubuh. Terutama untuk kesehatan sang buah hati.  

Minumanan kaleng dingin memang menggiurkan siapa saja apalagi jika kita konsumsi disaat dahaga, namun coba anda pikirkan lagi bahaya yang akan terjadi jika anda sering mengonsumsi  minuman kaleng tersebut ?. Jangan sampai menyesal dikemudian kelak, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?. 

Sumber Gambar : 
http://newshospital.onsugar.com